REVIEW 2 KONTEN DI SITUS rumahbelajar.id tentang Presiden Republik Indonesia serta Pasang Surut Wilayah Indonesia


REVIEW KONTEN LAMAN rumah belajar.id

Dalam rangka kegiatan Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 5 kali ini penulis akan melakukan proses review terhadap 2 konten di laman rumahbelajar.id , yaitu :


1.      JUDUL KONTEN : “ Presiden Republik Indonesia’’
REVIEWER : TAUFIQUR ROHMAN, S.Pd.( SMPN 1 MANYAR GRESIK)
SPEECH TO TEXT
: dictation.io/speech
Konten ini diposting pada tanggal 9 Juli 2019 oleh Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan tentang buku yang berjudul “Presiden Republik Iindonesia” diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2014 dengan penulis Julius Pour dkk. 
Buku ini mempunyai banyak kelebihan karena membahas secara komprehensif berbagai aspek mengenai tokoh presiden Republik Indonesia, mulai dari kelahiran, keluarga, pendidikan, jalan menuju istana, tantangan dan hambatan yang dihadapi ketika menjabat sebagai Presiden, prestasi dan juga kebijakan para presiden Indonesia serta dilengkapi dengan potret-potret keseharian presiden Indonesia.
Hikmah penting yang disampaikan dalam buku ini adalah ketika perjalanan demokrasi Indonesia mengalami tuntutan pergantian kepemimpinan, maka kita dapat melihat sikap demokratis yang ditunjukkan para Presiden Indonesia. Betapapun keras niat mereka bertahan dan melanjutkan kekuasaan, tetapi ketika penentang cukup keras dan cukup luas, maka di waktu itu pula pangkat dan kekuasaan tidak berarti apa-apa sehingga Keamanan anak bangsa dan ketentraman tanah air di atas segala-galanya.
Buku ini juga tersedia dalam versi online dan dapat diunduh melalui tautan berikut: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/sejarah

Namun ada sedikit Kekurangan dalam buku ini, antara lain ;
  1. Buku ini Belum dilengkapi sosok presiden ke 7 yaitu Presiden joko widodo
  2. Buku ini belum dilengkapi dengan susunan kabinet / menteri pada masa para Presiden berkuasa
  3. Buku ini Masih banyak menampilkan foto hitam putih

Untuk kesempurnaan buku ini, penulis mengusulkan beberapa hal sebagai berikut, antara lain;
  1. sosok presiden ke 7 yaitu Presiden joko widodo perlu ditambahkan dalam buku edisi cetakan selanjutnya
  2. Perlu dilengkapi dengan susunan kabinet / menteri pada masa para Presiden berkuasa
  3. Foto diupayakan tampil berwarna kalau perlu bisa menggunakan aplikasi mewarnai foto

           
2.      JUDUL KONTEN : “ Pasang Surut Wilayah Indonesia’’

REVIEWER : TAUFIQUR ROHMAN, S.Pd.( SMPN 1 MANYAR GRESIK)
SPEECH TO TEXT :
dictation.io/speech

Konten ini diposting pada tanggal 9 Juli 2019 oleh Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan tentang buku yang berjudul berjudul “Pasang Surut Wilayah Indonesia“ yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tahun 2017 dengan penulis Ehwan Kurniawan. 

Buku ini membahas pasang surut wilayah Indonesia secara sistematis dan detil dari masa awal kemerdekaan tahun 1945 sampai awal tahun 2000an yang meliputi:
1.      Pasang surut batas wilayah indonesia
2.      Dasar peletakan wilayah indonesia
3.      Perluasan wilayah indonesia
4.      Perubahan wilayah indonesia

Kelebihan buku ini antara lain ;
  1. Berbeda dengan kebanyakan buku sejarah yang ada, Buku sejarah ini merupakan media pembelajaran dalam bentuk visual-grafis yang menekankan pada aspek ilustrasi sehingga diharapkan Menarik dan efektif bagi siswa di sekolah
2.      Buku pengaya sejarah ini tersedia dalam versi online dan dapat diunduh gratis melalui tautan berikut: http://pustaka.kebudayaan.kemdikbud.go.id/sejarah

Namun demikian menurut penulis buku ini ada sisi Kelemahannya, antara lain;
  1. bagi kalangan umum, Sebagai buku sejarah, buku ini hanya dilengkapi ilustrasi/sketsa gambar tanpa dilengkapi satupun  dokumentasi foto sejarah
  2. Ilustrasi gambar yang ditampilkan banyak yang disajikan terputus menjadi 2 halaman serta tidak berwarna sehingga kurang menarik dilihat

Untuk itu, penulis memberikan sedikit Masukan sebagai berikut ;
  1. Sebagai buku dokumenter sejarah agar juga menarik untuk kalangan umum, sebaiknya ilustrasi gambar yang ditampilkan juga berupa dokumentasi foto sejarah bukan hanya ilustrasi gambar saja
  2. Ilustrasi/sketsa gambar  yang ditampilkan sebaiknya utuh tidak terputus menjadi 2 halaman dan dibuat berwarna


LINK VIDEO SPEECH TO TEXT dan TEXT TO SPEECH
https://www.youtube.com/watch?v=DWQm-uJLDnc&feature=youtu.be

Komentar